haleluya…

Posted: February 10, 2011 in film rohani, jawaban.com, kegiatan, Uncategorized

selamat datang di blog kaum pemuda buat kamu yang masih tergolong belum nikah masuk kategoriPEMUDA…

Jangan seorangpun menganggap engkau rendah karena engkau muda

Ungkapan kalimat diatas sangat mengena, to the point atau lebih tepatnya lagi tepat pada sasaran. 

Jangan seorangpun menganggap engkau rendah karena engkau “muda”.

Berbicara soal muda, sepertinya bau kencur, kekanak-kanakan, tidak dapat diandalkan, meragukan, tidak dapat bertanggungjawab dan sebagainya. Memang paling menyebalkan jika kita berada dalam komunitas yang baru, yang kemudian kita dijuluki “yunior” sementara orang yang sudah ada dalam komunitas tersebut dijuluki “senior”, padahal belum tentu pengalaman atau sikap sang “senior” tersebut lebih baik. Tidak jarang kita temui pendatang baru justru bak cabai rawit yang lincah, gesit hingga melejit naik.. naik dan terus naik hingga membuat banyak orang iri ataupun kagum.

Banyak juga si yunior-yunior ini justru memberikan warna dan rasa bagi sekelilingnya dan ketika si yunior ini tidak ada maka banyak orang yang mencarinya, dia menjadi pribadi yang selalu dirindukan orang sekelilingnya🙂

tapi jika kita tau judul diatas, maka tak seorangpun dapat menganggap kita rendah lantaran muda usia, muda pengalaman dsb, namun bukan berarti belagu, petantang petenteng sebagai pendatang baru. Tetap kudu sopan dan ramah. Tapi juga bukan berarti karbitan selayaknya buah mangga muda yang harus dipaksa untuk menjadi matang dengan di karbit.

Lantas seperti apa supaya tidak seorang pun menganggap diri kita rendah karena kita muda ?

Jawabannya ternyata ini dia….

“Jangan seorangpun mengganggap engkau rendah karena engkau muda, tetapi jadilah teladan bagi orang lain melalui perkataan, tingkah laku, melalui kasih dan kesetiaan serta dalam kesucian kita”

🙂 Ternyata agar tak dianggap rendah karena seorang itu muda bisa melalui perkataan. Sekalipun usia seseorang itu muda, namun jika tutur kata nya penuh kelembutan dan penuh damai, maka siapapun akan merasa tenang.

Melalui tingkah laku seseorang pun bisa mendapat teladan hingga orang lain akan respect pada kita. Tingkah laku tidak diukur dari usia. Tidak selalu always usia dewasa memiliki tingkah laku yang patut diteladani, banyak kita temui orang-orang usia dewasa namun memiliki tingkah laku yang kekanak-kanakan hingga sering buat orang geregetan dan emosi.

Nah, untuk yang satu ini juga pasti dicari orang, yaitu KASIH. Jika seseorang penuh kasih, menaruh kasih kepada banyak orang uhhhh pasti dicari dan selalu dirindukan. Tapi bukan tebar pesona loh.. dan bukan tukang gombal…🙂

Yang tidak kalah lagi yaitu “kesetiaan”. Siapapun pasti bisa lakukan hal ini. Kesetiaan yang terus dilatih atau dipupuk akan menghasilkan integritas yang tinggi. Karena salah satu ciri orang yang memiliki integritas adalah ia setia juga. Setia kepada pekerjaan, setia kepada sahabat, setia kepada iman percaya, setia kepada kekasih, setia kepada majikan dsb.

Dari semua teladan yang bisa dilakukan diatas, maka niscaya tak seorang pun akan menganggap kita rendah hanya karena kita muda, akan tetapi kita dapat menjadi orang yang menyenangkan, memberkati sekeliling. Sebagai penutup dari teladan yang dapat seorang muda berikan pada dunia adalah “kesucian” akan terasa lengkap sudah jika kesucian ini pun bisa diteladani oleh orang lain. Kesucian hati, kesucian pikiran, dan kesucian yang lainnya🙂 Coba lihat jaman sekarang generasi muda yang semakin tak menjaga kesuciannya dalam pergaulan, mabuk-mabukan, memburu video-video porno dsb. Betapa menyedihkan hal itu terjadi dan tak akan menjadi teladan apapun.

Jadi…. ingat!!! jangan seorangpun menganggap diri kita rendah karena kita muda, tapi ayoooo kita jadikan diri kita teladan untuk sekitar dimana pun kita berada.”

ada sebuah cerita : ” Tersebut lah suatu ketika ada seorang pemuda yang terjebak ditengah lautan.sendiri dan tak bisa berenang. sial memang. tapi apa yang hendak dikata. di tengah kepasrahannya,tiba-tiba muncul sebuah kapal. sungguh baik awak kapal ini. Ditawarinya sebuah jasa, “Anda perlubantuan kami???” dengan kondisi lemah pemuda itu menjawab, “terimakasih, tapi Tuhan akanmenolong saya.” Lantas kapal itu pergi.
Memang baik nasib pemuda ini, kapal yang satunya pergi, muncul kapal yang lain. Denganpertanyaan yang sama dan juga masih dalam jawaban yang sama, “Terimakasih, tapi Tuhan akanmenolong saya.” Kapal itu pun pergi.
Lama dan tak ada pertolongan yang datang, pemuda itu pun mati. sampai lah disuatu tempat yangdinamakan surga. Sur di raga–hehe–. Pemuda itu menggugat Tuhan. “Wahai tuhan ku, kenapahamba tak ditolong saat terjebak dilautan???” Lantas tuhan pun menjawab , “Kan sudah saya kirimdua buah kapal, bodohhhhh…” >>>> Tuhan menolong kita lewat apapun untuk itu kita harus teliti dan berhikmat dengan bersekutu dengan tuhan…

Comments
  1. Mr. kasih says:

    haleluya, this comment.
    salam kasih dari kita team pemuda… berlari – lari akan panggilannya dan menjaga kekudusan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s